Senin, 28 Januari 2013

MENGINSTALL DEBIAN 5.0 CLI DAN GUI


Cara Menginstall Debian 5.0 Lenny CLI


1. Installer boot menu, pilih Install lalu tekan enter.
Install Debian
2. Bahasa yang digunakan, pilih Bahasa Inggris alias English.
Pilih Bahasa
3. Pilih negara, karena kita tinggal di Indonesia pilih Indonesia. 
Pilih Negara
Pilih Negara
Pilih Negara
4. Keyboard layout, pilih American English.
Keyboard Layout
5. Karena kita nantinya akan me-nyetting jaringan pada Debian, pilih No. Bila pilih Yes, kita akan memakai setting-an jaringan secara default.
Default Route
Kemudian pilih Do not configure the network at this time.
Default Route
6. Ketik Hostname yang kita inginkan. 
Hostname
7. Konfigurasi jam pilih.. Jakarta.
Konfigurasi jam
8. Partitioning method, pilih Guided – the entire disk. 
Partitioning method
Kemudian.. enter.
Partitoning Method
9. Partitioning scheme, pilih All files in one partition (recommended for new user).
Partitioning scheme
Finish partitioning and write changes to disk, tekan enter.
Finish partitioning
Write changes to disk, pilih yes.
Write change to disk
10. Proses write to disk sedang berjalan.
Write change to disk
Write change to disk
11. Ketik password rootroot merupakan user tertinggi pada OS Linux, kalo di OS Windows disebut administrator.
Root password
Ketik ulang password untuk verifikasi.
Re-enter password
12. Ketik nama user baru, kalo saya.. debian.
Username
Ketik username untuk akun user baru.
Username
13. Ketik password untuk user baru.
Password user
Verifikasi password user yang baru saja dibuat.
Re-enter password
14. Scan another CD or DVD, pilih No.
Scan CD or DVD
15. Participate in the package usage survey?, ini optional. Pilih yes atau no tidak masalah, saya sudah mencoba memilih keduanya tetapi tak ada efek samping-nya :D
Participate package survey
16. Debian 5 dapat dijalankan dengan GUI ataupun CLI, namun disini dengan CLI karena nantinya kita akan me-nyetting beberapa server dengan CLI. Keuntungan CLI, tidak memakan banyak memory karena berbasis teks. Untuk itu kita hapus tanda (*) pada Desktop environment dengan menekan tombol spasi. Biarkan tanda (*) pada Standard system karena kita akan menjalankan Debian dengan sistem standar alias CLI. Kemudian Continue.
Install software
17. GRUB, GRand Unified Boot Loader merupakan program bawaan OS Linux yang akan berjalan pada saat komputer booting dan berfungsi untuk memilih OS pada komputer bila terdapat lebih dari satu OS. Bila hanya terdapat satu OS(Linux), program tersebut akan menampilkan pilihan untuk masuk OS dengan safe mode(contoh:ubuntu) atau single-user(contoh:debian).
Pilih yes.
GRUB
18. Instalasi selesai, pilih Continue untuk restart.
Restart
19. Setelah restart dan mulai booting, GRUB mulai berjalan. Tekan enter untuk masuk ke OS debian.
Debian
20. Debian 5 sudah ter-install
Debian

Cara menginstall Linux Debian 5.0 (Lenny) GUI


  • Pastikan settingan Booting pertama pada komputer adalah CD/DVD ROM.
  • Setelah itu masukan CD/DVD Linux Debian Lenny 5.0 jika belum punya silakan download dihttp://kambing.ui.ac.id/
  • Lalu pada pilihan selanjutnya kita harus memilih Mode Instalasinya , Mode Instalasinya ada dua macam yaitu Mode Instalasi Berbasis Text dan Mode Instalasi Berbasis GUI (Graphical User Interface) disini kita akan memilih Graphical Install karna akan menginstall Berbasis GUI

  • Pada tampilan selanjutnya memilih bahasa untuk instalasi , pilih English


  • Pada tampilan Choose a country, teritorry or area pilih Other

  • Pada pilihan Choose a continent or region pilih Asia

  • Setelah itu pilih Indonesia

  • Lalu memilih jenis Keyboard yang kamu gunakan defaultnya adalah QWERTY/US , pilihAmerican English

  • Pada Configure your network pilih Cancel (karna kita akan konfigurasi secara manual)

  • Pada tampilan Network Configuration Method pilih Configure Network Manually

  • Setelah itu kamu isikan ip address komputer misalnya 192.168.1.1

  • Lalu isikan Subnetmask 255.255.255.0

  • Setelah itu isikan ip yang sama untuk Gateway 192.168.1.1

  • Lalu kamu isi lagi dengan ip yang sama pada Name Server Addresses

  • Pada tampilan selanjutnya kamu ganti Hostname sesuka kamu , kalau tidak biarkan saja lalu pilih Continue

  • Setelah itu isikan Domain Name misalnya Belajar.com lalu Enter

  • Pada Configure the clock sesuaikan dengan daerah tempat tinggal kamu dan tekan Enter

  • Pada bagian pembuatan partisi Hardisk pilih Manual

  • Setelah itu tekan Enter pada Hardisk yang terbaca

  • Pilih YES pada Create new empty partition table on this device

  • Tekan Enter pada FREE SPACE

  • Lalu pilih Create New Partition

  • Ganti partisinya menjadi 1 GB (1GB adalah kelipatan dari memori komputer jika memory komputer kamu 256 MB maka isikan 512 MB sekarang kita akan membuat partisi untuk SWAP, Partisi SWAP adalah Virtual Memory di LINUX )

  • Pilih Primary lalu Enter

  • Lalu pilih Begining dan Enter

  • Lalu pada Partition Setting tekan Enter pada Use as:

  • Dan pilih Swap Area dan tekan Enter

  • Lalu tekan Enter pada Bootable Flag


  • Setelah itu pilih Done setting up the partition

  • Lalu pilih lagi FREE SPACE

  • Pilih Create new partition

  • Lalu ketikan jumlah partisi

  • Lalu setelah itu pilih Logical

  • Kemudian pilih Done Setting Up The Partition

  • Lalu pilih Finish Partitioning and write changes to disk

  • Pilih YES pada Write The Change To Disk

  • Tunggu sampai selesai
  • Lalu masukan password untuk ROOT (ROOT adalah Account super user di linux , dengan Acount ini kamu bisa melakukan apa saja)

  • Setelah itu isi dengan nama kamu

  • Setelah itu isi lagi dengan nama kamu

  • Setelah itu isikan password untuk user yang tadi baru kamu buat

  • Pilih NO pada Scan Another CD or DVD

  • Pilih NO lagi pada Use a Netword Mirror

  • Pilih lagi NO pada Participate in the package usage survey

  • Setelah itu pilih paket - paket yang akan di install yaitu Web Server , DNS Server , Mail Server dan Standard System (untuk memilih paket tekan Spasi)

  • Setelah itu tunggu sampai penginstalan paket yang dipilih selesai

  • Setelah itu pilih YES pada Install the GRUB Boot Loader ... (Boot Loader adalah kelebihan System Linux untuk membuat pilihan Sistem Operasi komputer jika komputer mempunyai 2 Sistem Operasi)

  • Setelah itu pilih Continue untuk menyelesaikan Instalasi Linux Debian Lenny 5.0

  • Setelah itu akan muncul GRUB Boot Loader Linux disini kita pilih yang pertama (Karna pilihan pertama kita akan login dengan mode Full Version sedangkan yang kedua hanya untuk login single user mode)

  • Setelah itu login dengan user ROOT

  • SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar